Universitas
Islam Malang

Unisma Kembangan Pendidikan Karakter Bangsa

Universitas Islam Malang (Unisma) terus mengembangkan pola pendidikan kepada para mahasiswa. Salah satunya dengan memberikan pembekalan pendidikan karakter bangsa.

Wujud pengembangan pendidikan karakter ini diperlihatkan dengan memberikan tempat kepada para politisi nasional untuk memberikan tempat kepada para politisi nasional untuk memberikan tempat kepada para politisi nasional untuk memberikan pemahaman tentang pendidikan karakter. Salah satunya, dengan hadirnya Ketua Fraksi Partai Demokrat Hj. Nurhayati Ali Assegaf untu mengisi stadium general yang digelar di gedung Oesman Mansyur Universitas Islam Malang, kemarin.

Dalam kesempatan itu, politisi nasional ini memberikan materi dengan tema pendidikan karakter bangsa. Di hadapan ribuan mahasiswa, dosen, dan karyawan Unisma, Nurhayati memberikan spirit untuk menatap pendidikan kebangsaan dengan karakter yang multi years.

“Kami yakin tak perlu lama-lama memberikan dasar pendidikan karakter di Unisma ini, Sebab kami percaya di kampus multicultural ini sudah ada dasar pendidikan karakter lewat keislaman yang cukup besar kredit poinya. Insya Allah, tinggal mengasah saja bakal jadi pesaing besar sarjana kampus umum,” tutur Nurhayati langsung sambut applause para peserta.

Baginya, lanjut politisi perempuan daerah pilihan (Dapil) Malang Raya itu, tak berlebihan bila kampus hijau konon sering dijuluki kampus multicultural tersebut, bakal menggeser kedudukan kampus-kampus besar negeri maupun swasta berlebel Islam. “ Termasuk kehadiran saya disini merupakan penghargaan tertinggi untuk berbagai ilmu. Jadi tak bisa dipungkiri bila masyarakat maupun pengusaha atau pemerintahan condong kepada alumni kampus berlebel islam, sebab bukan Cuma keilmuannya tapi juga akhlaknya, InsyaAllah baik dunia dan akherat,” tandasnya berharap.

Sementara itu, Pembantu rektor III Unisma, Dr H Masykuri Bakri berharap, kehadiran politisi nasional dalam mengisi materi di Unisma ini dapat menambah wawasan baru bagi mahasiswa. “Kami selalu terbuka untuk mengembangan diri, demi kemantapnya lahirnya sarjana yang bermartabat, Insya Allah salah satunya bersumber dari politi Ibukota dalam pemberian ilmu pendidikan karekter bangsa,” tutur H. Masykuri, Rabu (6/11) kemarin.

Dengan didampingi kabag Humas Unisma Pardiman, SE, MM, H. Masykuri mengatakan, pihak rektorat sangat antusias menyambut perkembagan pendidikan nasional. Apalagi, saat ini banyak lembaga pendidikan yang berharap ada sentuhan dari Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTAIS).

“Untuk menambah serta mengasah keilmuan calon sarjana kampus multicultural ini hampir setiap bulan, semua fakultas punya program. Bahkan mereka saling berlomba demi memompa motivasi, seperti kuliah tamu ini tak pernah sepi di kampus. Insya Allah, dari program ini mampu menambah karakter mahasiswa kita makin mumpuni dalam berdaya saing dengan kampus lain, “papar Pembantu Rektor Bidang Promosi dan Kerjasama ini.

Ditempat terpisah, Rektor Unisma, Prof.Dr.H. Surahmat, Msi mengatakan, pihaknya welcome terhadap siapapun, termasuk para politisi nasional. “Kami sejak dulu welcome bagi politisi maupun partai. Tapi dengan syarat tidak untuk kampaye pencalegkan atau pemili,”terangnya.

Kehadiran para politisi nasional ini, lanjut H Surahmat, tidak lain untuk memberikan masukan atau berbagai ilmu pendidikan karakter kebangsaan bagi mahasiswa.”Insya Allah denganbegitu, sarjana Unisma akan lebih memiliki martabat demi kemaslahatan umat,” harap Guru Besar Ilmu Matematika ini.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn