Unisma Dorong Industri Kecil di Malang Raih Sertifikat Halal

Masih belum banyak industri kecil menengah (IKM) di Malang yang sudah mendapat sertifikat halal. Itulah yang menjadi perhatian Universitas Islam Malang (Unisma) sehingga berkomitmen untuk membantu para IKM tersebut.

Komitmen itu disampaikan oleh Rektor Unisma Prof Dr H. Maskuri MSi di sela-sela penyerahan sertifikat halal dari badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kepada IKM kemarin (28/6). ”Unisma siap membantu mendorong tata kelola IKM. Mulai dari segi profil, manajemen, sampai administrasi industri kecil dan menengah agar jauh lebih mumpuni,” kata Prof Maskuri.

Menurut Prof Maskuri, kendala yang dihadapi IKM adalah hanya bisa memanfaatkan dana 18 persen dari ketersediaan alokasi. Sementara non-IKM telah 17 persen lebih maju, yakni mencapai sekitar 35 persen. Selain itu, bantuan yang akan diberitakan Unisma berupa penyediaan sumber daya manusia (SDM) melalui program pelatihan-pelatihan. Tujuannya yakni untuk melakukan pendampingan kepada pelaku IKM.

Sementara itu, Ketua Forum IKM Malang Neneng Abriyani mengungkapkan, pada tahun 2020 sebanyak 18 orang dari forumnya telah mendaftarkan sertifikat produk halal ke BPJPH. Pada tahun ini para 18 pelaku IKM tersebut berhasil mendapat sertifikat tersebut. ”Kami berharap tahun 2021 akan dapat fasilitas halal dari BPJPH dengan kuota yang lebih banyak lagi,” ungkapnya

Pihaknya juga bersyukur Unisma telah membantu memfasilitasi mereka dalam mendapatkan sertifikasi halal. Bahkan, mereka mendapat bimbingan langsung dari para pakar IKM di Unisma. Untuk itu, keberlangsungan usaha mereka bakal tetap terjamin serta menargetkan bisa menembus pasar nasional