H. Rosyid Haerudin S.P M.M alumni Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Islam Malang (Unisma) tahun 1998 yang juga menjadi peserta di reuni akbar ke-3 Fakultas Pertanian ini merupakan seorang Wiraswastawan. Hadir dalam acara reuni merupakan momen penting baginya, dimana ia dapat bersilaturrahmi bersama teman-teman lama waktu duduk di bangku kuliah.
Wiraswastawan sukses yang berasal dari Cilegon, Banten ini berpesan kepada mahasiswa Faperta Unisma untuk selalu aktif di bangku kuliah dan berorganisasi dengan baik sebagai bekal untuk terjun di masyarakat, karena dunia pendidikan hanyalah kawah candra dimuka. Ia berharap, program-program yang ada di Fakultas Pertanian dapat disusun lebih baik lagi terutama untuk mahasiswa dan masyarakat. Ia juga berharap agar Faperta Unisma tidak hanya menghasilkan sarjana pertanian yang tangguh, tetapi begitu lulus dari dari Faperta Unisma dapat mengembangkan dunia pertanian di Indonesia.
Jalan berbeda diambil oleh Dr. HM. Taufiqi, SP., M.Pd. yang juga alumni Faperta Unisma. Taufiqi ternyata menggeluti pekerjaan di luar bidang pertanian, yaitu sebagai International Public Speaker, National Master Trainer, Educator, Motivator, Enterpreneur, dan juga pebulis buku. Ia merupakan penulis buku yang memperoleh rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk salah satu bukunya yang berjudul “49 Hari menjadi Guru Idola Luar Biasa & Kaya Raya” yang dibedah selama dua puluh empat jam nonstop.
Suryanto, salah satu mahasiswa Faperta merasa mendapat suntikan baru atas cerita sukses dari para alumni Faperta yang hadir. “Cerita sukses mereka menjadi motivasi buat saya untuk bisa belajar lebih keras lagi dan saya yakin Faperta Unisma, melalui kurikulum KKNI yang diterapkan saat ini akan menelurkan lebih banyak lagi para lulusan yang sesukses mereka.”Tukasnya yakin. (uni)




