Malang. Selasa, (11/11/11) dilaksanakan pendidikan dan latihan ke NU an di gedung A ruang sidang lantai 2 . Acara yang bertemakan Diklat Kepegawaian Dan ke Nu an bagi Dosen dan Pegawai Yayasan Universitas Islam Malang (Unisma) ini diikuti peserta dengan antusias. Terbukti dengan 30 peserta yang mengikui acara tersebut dengan tertib dan bertahan hingga mata acara berakhir.
Diklat yang berlangsung selama dua hari, diawali pada Rabu (11/11/15) hingga Kamis (12/11/15) menghadirkan beberapa pemateri di antaranya Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si selaku Rektor unisma yang mengisi materi Stadium Generale tentang filosofi pendidikan tinggi. Rektor berpesan agar selalu membawa agenda perubahan dimulai dari rumah untuk dibawa ke kampus Unisma tercinta. “Jika agenda tersebut dilakukan oleh semua dosen dan karyawan Unisma maka kampus kita akan semakin baik dan unggul.” Pungkasnya.
Sesi pertama dilanjutkan dengan materi ke NU an dan Keaswajaan oleh Drs. H. Murtadho . Kemudian pada pukul 12.30 – 14.00 WIB, dilanjutkan dengan materi “Aswaja dalam Perspektif Teologi” oleh H. M. Taqijuddin. ST., MT. Sesi berikutnya dalah materi K.H Ahmad Zawawi Muchtar, S.H, yakni “Aswaja dalam Perspektif Ibadah”.
Materi berikutnya adalah “Aswaja dalam Perspektif Sosial Kultural”, dengan pemateri KH. Dr. Noor Chozin Askandar, S.H., M.Ag selaku ketua pelaksana acara diklat tersebut. Sesi terakhir dari diklat hari pertama adalah materi “Aswaja dalam Perspektif Sosial Politik” yang disampaikan oleh H. M. Taqijuddin A. ST., MT.
Di hari kedua, pukul 07.30 -09.00 para peserta disuguhi materi tentang “Loyalitas Pegawai” oleh Wakil Rektor I, Drs. H. Junaidi Mistar, M.Pd, Ph D. dan materi “Etos Kerja dan Spirit Kepemimpinan” pada pukul 09.00-10.30 oleh Sekretaris Yayasan Unisma, Drs. Mustangin, M.Pd. Selepas rehat sholat dan makan siang dilanjutkan dengan materi “Kepemimpinan” oleh Prof. Dr. H. Agus Sugianto. ST. MP. Sesi akhir adalah materi “Hak dan Kewajiban Pegawai” oleh Wakil Rektor II, Noor Shodiq Askandar, SE., MM.
Di akhir kegiatan ini para peserta di di uji dengan ujian tulis Keaswajaan, Kepegawaian dan KeNUan. Selain untuk meningkatkan kinerja dan pemahaman dosen dan karyawan Unisma terhadap spirit Keaswajaan, diklat ini juga sebagai persyaratan kelulusan bagi dosen dan karyawan Unisma untuk menaikkan status sebagai pegawai tetap. (Af/




