Universitas
Islam Malang

UIN SYARIEF HIDAYATULLAH STUDI BANDING KE UNISMA

Malang. Kamis, 8/10/2015. Pengelola Ma’had Al Jamiyah Universitas Islam (UIN) Negeri Syarief Hidayatullah, Jakarta, melakukan kunjungan ke Universitas Islam Malang. Kunjungan yang dimaksudkan untuk studi banding tersebut diketuai oleh Direktur Ma’had Al Jami’ah UIN, Dr. Achmad. Rombongan UIN Syarief Hidayatullah diterima oleh Wakil Rektor 1 Unisma bidang Kemahasiswaan, Publikasi, serta Keagamaan, Dr. H. Badat Muwakhid, M.P.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor 1 Unisma menyatakan bahwa Unisma merupakan kampus yang terbuka menerima kunjungan siapa saja, termasuk temanteman pengelolan asrama mahasiswa Al Jamiyah, UIN Syarif Hidayatullah. “Pendiri kami dulu, yakni Kyai Haji Usman Mansur juga memulai Unisma dengan pondok pesantren hingga berkembang menjadi Perguruan Tinggi sebesar sekarang ini.” Tuturnya. Keberadaan asrama mahasiswa Ar Razi, rusunawa, dan pondok Pesantren Ainul Yaqin merupakan bukti bahwa Unisma terus mencetak generasi unggul yang tidak meninggalkan nilai-nilai Islam, khususnya ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah. 

Dr. Achmad, selaku direktur Ma’had Al Jamiyah, UIN Syarief Hidayatullah, Jakarta menyatakan sengaja berguru pada Unisma karena Perguruan Tinggi ini berpengalaman mengembangkan asrama mahasiswa berikut pondok pesantren Ainul Yaqin. “Saya dulu alumnus UIN Malang (sekarang UIN Maliki;red) dan paham bahwa Unisma sudah memiliki pegalaman yang memadai dalam megelola asrama mahasiswa. Maka kami sengaja studi banding ke sini, untuk berguru pada ahlinya.” Demikian ungkap Dr. Achmad.

Dalam sesi tanya jawab, rombongan UIN Syarif Hidayatullah menggali lebih dalam mengenai pengelolaan asrama mahasiswa, rusunawa, serta pondok pesantren Ainul Yaqin. Pihak UIN Syarief Hidayatullah menanyakan beberapa hal terkait pendanaan, mengubah perilaku santri yang datang dari latar belakang yang beragam, kedisplinan pengelola dan santri mahasiswa, hingga materi dan kurikulum pondok pesantren dan asrama mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisma, Ar Razi. Pihak UIN Syarief Hidayatllah berharap agar bekal tambahan dari studi banding ini dapat digunakan untuk memperbaiki dan meningkatkan layanan Ma’had Al Jamiyah.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn