Enam artikel penelitian karya mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisma diterima dan bakal dipresentasikan secara oral di 10 th Young Scientist Seminar yang diselenggarakan Yamaguchi University, Jepang.
Bersama beberapa Universitas di Asia Tenggara, tergabung dalam Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) pada 16 – 17 November 2014 mendatang, semua artikel penelitian mengangkat pemanfaatan keragaman hayati tanaman asli Indonesia, khususnya tanaman herbal sebagai bahan untuk menangani berbagai penyakit degeneratif dan infeksi.
Kesempatan tampil untuk presentasi dalam event Internasional ini, merupakan kebanggaan bagi Fakultas Kedokteran (FK) Unisma, karena sejauh ini jarang sekali mahasiswa S-1 bisa tampil dan presentasi mengenai manfaat tanaman asli Indonesia sebagai obat herbal atau biasa dikenal jamu herbal.
Indonesia dikenal kaya akan tumbuhan dan tanaman obat, namun masih minim dalam melakukan penelitian, sehingga obat – obatan herbal di dunia masih didominasi oleh Negara Tiongkok, India, dan Korea. Kedepan FK Unisma berupaya menghasilkan peneliti – peneliti muda yang dapat menemukan tanaman yang bisa menjadi salah satu obat praktis dan aman dikonsumsi oleh masyarakat, agar kekayaan hayati tumbuhan dan tanaman obat Indonesia bernilai tambah dan bermanfaat dengan lebih baik lagi.
Di samping itu, pada 14 – 15 Februari 2015 mendatang, FK Unisma akan menjadi penyelenggara “International Conference of Environmental Pollution on Human Health (IC–EPHH) 2015)”. Untuk info, kunjungi website-nya di fk.unisma.ac.id/ic-ephh2015 dengan fokus pendekatan biomolecular terhadap kesehatan manusia serta pencegahannya dengan memanfaatkan produk alami.
Pada forum ini, Unisma berupaya ikut memberi sumbangsih mengajak warga dunia untuk bersikap santun dalam mengelola dan mengeksplorasi kekayaan alam serta maksimal dalam memanfaatkan tanaman herbal untuk kekebalan tubuh, pencegahan dan pengobatan penyakit.




