Universitas
Islam Malang

fk unisma

Kedokteran PTS Diserbu:Tetap Selektif, Tak Asal Isi Kuota

UNISMA. Program studi Kedokteran di pergguruan tinggi Swasta (PTS) Malang menjadi rebutan. Dua PTS yang memiliki program studi Pendidikan Dokter di Malang, diantaranya adalah Universitas Islam Malang (UNISMA) kebanjiran peminat meski biaya masuknya relatif mahal.

Di Unisma, jumlah pendaftar program studi Pendidikan Dokter yang masuk dalam sistem database penerimaan mahasiswa baru Unisma mencapai 800 pendaftar, atau 10 kali lebih besar dari kuota yang telah diputuskan, yakni 80 mahasiswa.

Pembantu Rektor III, Prof. Dr. H. Masykuri Bakri, M.Si memastikan seluruh mahasiswa yang telah mendaftar, dan menjalani rangkaian ujian seleksi di falkultas ini tak diterima semuanya atau semata-mata mengisi kuota. Sementara biaya pendidikan Kedokteran Unisma Rp. 125 juta.

“Masih ada kuota yang kosong, karena di sini seleksinya sangat ketat,” kata Masykuri.

Kendati demikian, Masykuri masih belum tahu berapa jumlah kursi lowongan di Fakultas Kedokteran tersebut, karena hasil ujian seleksi di gelombang kedua masih diproses hingga akhir bulan.

Masykuri mengatakan jumlah pendaftar secara keseluruhan meningkat dari akhir tahun lalu. Ada peningkatan 10 persen. Meski demikian, para mahasiswa yang telah mendaftar tak bisa diterima seluruhnya.

“Hanya 1.500 saja yang telah kami terima dari total 2.200 pendaftar,” katanya.

Masykuri mengatakan jumlah tersebut berdasarkan seleksi pemeringkatan nilai NUN. Jumlah ini, lanjutnya juga masih belum mencukupi pagu mereka yang mencapai 2.500 mahasiswa pada tahun ini.

“Masih kurang seribuan,” kata Masykuri.

Tapi dia optimis pagu mahasiswa di Unisma bakal tercukupi karena jadwal penerimaan mahasiswa baru masih akan di tutup pada September mendatang.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn