Universitas
Islam Malang

Sukses Bangun Jejaring Dalam dan Luar Negeri

MALANG – Universitas Islam Malang (UNISMA) mengukuhkan diri sebagai kampus go internasional dengan wawasan multicultural.  Saat ini,salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) Favorit di Malang Rayamelebarkan jaringan kerjasama dengan dunia internasional, untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa. Di antaranya ialah Saudi Arabia, Jerman, China dan Jepang.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Rektor Bidang Publikasi dan  Kerjasama Unisma, Prof Dr Masykuri Bakri M. Si, kepada Malang Post. Menurut guru terbesar termudah di Unisma tersebut, berbagai langkah di tempuh untuk mengembangkan pendidikan mahasiswa.

“Selain kerja sama dengan luar negeri di bidang pendidikan yang di dukung oleh Kementerian pendidikan dan kebudayaan (komendikbud), kami juga menjalani kerja sama dengan kementerian Agama (Kemeng), Kementrian pekerja Umum (Menpu), Kementerian tenaga kerja dan Transmigrasi (Menakertrans),” ujar Masykuri.

Di bidang pendidikan sendiri, Unisma sudah menyelenggarakan berbagai seminar nasional dan internasional dengan narasumber dari spanyol, jerman dan Australia. Selain itu, kerjasama juga dilakukan dengan pertukaran mahasiswa. Saat ini, tak kurang dari 22 mahasiswa Thailand dan Afganistan sedang menimbah ilmu di kampus multikultural tersebut. Kerjasama lainnya di falkultas tertentu juga dilakukan, seperti  Fakultas Kedokteran yang sedang menjalani kerjasama dengan China mengenai pengobatan herbal.

Kerjasama lain yaitu dengan kemenag, Unisma di tunjuk untuk menjadi instruktur peningkatan kompetensi guru dan pengawas pendidikan dalam Kurikulum 2013. Tak hanya itu Unisma juga mendapat bantuan beasiswa kuliah pendidikan Agama Islam di SI dan Pascasarjana untuk 60 guru madrasah.

“Dengan kemenpu, kami bekerjasa dalam pembangunan rusunawa. Sedangkan dengan Menakertrans kami mewadahi calon tenaga terampil yang ingin berkerja di luar negeri,” jelas Masykuri.

Melalui kerjasama dengan Menakertrans pula, Unisma lebih mudah mendapat akses mengenai peluang kerja. Sehingga, dalam waktu maksimal 6 bulan, alumni Unisma sudah dipastikan dengan memperoleh perkerjaan.

Dengan pengembangan tersebut, Unisma menjadi salah satu 80 dari 3.583 perguruan tinggi dan swasta (PTN/PTS) di Indonesia yang terakreditasi Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT.

“Saat ini, kami mewajibkan setiap prodi untuk berkerjasama dengan instansi luar, setidaknya denga instansi regional. Misalnya dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kejaksaan, Pemkot, Pemkab, dan sebagainya,” pungkasnya.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn