Universitas
Islam Malang

LULUS TEPAT WAKTU, MAHASISWA DISIAPKAN BEASISWA

Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma) di dorong untuk segera menyelesaikan masa studi tepat waktu karena, bagi lulusan terbaik nantinya akan diberi kemudahan dan di bantu untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi, yakni melalui program beasiswa keluar negeri baik dari Kemendikbud dan Kemenag.

Pembantu Rektor III Unisma, Prof. Dr. H. Masykuri Bakri, M.Si membenarkan hal tersebut. Nantinya, tambah dia, Mahasiswa yang mendapat beasiswa atas kerjasama Unisma dan Kemendikbud dan Kemenag, setelah lulus akan di tarik kembali untuk menjadi dosen di Unisma, bisa pula di manfaatkan oleh Perguruan Tinggi (PT) lain yang membutuhkannya.

“Pasti ada prioritas untuk direktur dan mengajar di Unisma, karena kami butuh tenaga pengajar. Apalagi setiap tahun ada Dosen yang pensiun,”katanya di sela-sela pelaksanaan Oshika Maba Pascasarjana bertempat di Oesman Mansyur, Unisma, kamis (2/10) kemarin.

Kerjasama ini, terang dia, dalam rangka pengembangan dan penguatan kelembagaan Unisma kedepan. Saat ini, baru ada 7 jurusan di Program Pascasarjana dan satu di Program S3. Pihaknya sejak awal tahun 2014 telah mengajukan Program Matematika sebagai prodi baru. Diharapkan pada tahun depan sudah mulai di buka dan berjalan.

Tingginya minat mahasiswa menempuh studi di Unisma, lantaran setiap tahun kualitas dan sarana prasarana Pascasarjana terus mengalami peningkatan.

Guru besar Fakultas Agama Islam ini menyebutkan, pada program Pascasarjana Mahasiswa juga di berikan pembekalan karakter, yakni melalui satu pengembangan pendidikan mata kuliah Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja), atau memposisikan Islam yang moderat.

Sehingga dalam kegiataan Oshika Maba, jelas dia, mahasiswa baru bakal mendapat wejangan Stadium Generale dari Prof. Dr. KH. M. Tholchah Hasan dengan tajuk. “Islam Dalam Tantangan Benturan Peradaban Global”. Karena Islam adalah agama yang cinta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Dimana spirit islam untuk mendorong kepada umatnya selalu melakukan riset, tentu di dalam impelementasinya riset tersebut dijadikan sebagai dasar pijakan untuk membangun sebuah peradaban demi kesejahteraan kehidupan manusia. “Selagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi memberi keselamatan bagi masyarakat, Agama Islam mendukungnya. Ini di sampaikan kepada mahasiswa karena sangat penting supaya pola pikirnya berjalan dengan pengembangan di Unisma,” jelasnya kepada Malang Post.

Tahun ini mahasiswa S2 dan S3 yang mengikuti Oshika Maba berjumlah 432 orang. Jurusan yang paling banyak di minati adalah Bahasa Inggris tahun ini menerima sekitar 188 Mahasiswa Baru.

Tidak di pungkiri, pelayanan yang ramah, fasilitas semakin lengkap, dengan dosen-dosen yang berkualitas menjadi modal besar untuk mendapat kepercayaan bagi masyarakat. “Untuk biaya studi kami relatif murah  di bandingkan dengan kampus lain, dan komitmen kami mendorong lulusan S2 dan S3 supaya tetap melanjutkan ke jenjang berikutnya, ”paparnya.

Sementara itu, Direktur Program Pascasarjana Unisma, Prof. Dr. H. M. Bashori Muchsin, M.Si mengatakan sekalipun sibuk dengan aktifitas bekerja maupun kesibukan lain, di sisi lain komitmen pada pendidikan harus sesuai dengan target. Karena itu mahasiswa dituntut untuk studi tepat waktu.

“Kami siap memberikan kemudahan bagi mahasiswa dan membantu bagi yang mau melanjutkan ke jenjang berikutnya. Apalagi jumlah mahasiswa tahun ini dua kali lipat dari tahun sebelumnya, ini salah satu kepercayaan dari masyarakat kepada Unisma,” tandasnya.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn