ADA ARABIC CORNER, DILENGKAPI KITAB KUNING DARI TIMUR TENGAH
MALANG – Sebagai perguruan tinggi Islami, Universitas Islam Malang (Unisma) memiliki ciri khas keislaman pada setiap unit di bawahnya. Salah satunya ialah perpustakaan. Sebagai jantung perguruan tinggi, perpustakaan Unisma sangat kental dengan nuansa agamis di setiap sudutnya. Salah satunya ialah adanya Arabic Corner sebagai ruang istimewa di sudut kiri perpustakaan.
Menurut Kepala Perpustakaan Unisma, Ir Zainul Arifin, MP, Arabic Corner memiliki ribuan koleksi kitab yang sekitar 400 di antaranya ialah kitab klasik
“Kitab klasik, atau biasa kita sebut kitab kuning, yang ada di Indonesia masih belum cukup untuk mahasiswa kami. Untuk itu, kami melengkapinya dengan kitab kuning yang didatangkan dari Timur Tengah,” ujar Zainul.
Pembaca yang mengkonsumsi kitab tersebut, menurut Zainul, mayoritas adalah mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP). Selain itu, banyak pula mahasiswa dari luar Unisma yang ingin melengkapi referensinya dengan kitab klasik, memanfaatkan Arabic Corner tersebut.
Untuk penambahan koleksi, Unisma menjalin kerjasama dengan beberapa penerbit besar di Timur Tengah. “Untuk mahasiswa yang mendalami Agama Islam, tentu tidak layak jika referensinya tidak ada yamg berbahasa Arab,” Ujarnya.
Di samping menyediakan kitab klasik, Perpustakaan Unisma juga aktif menggelar kajian kitab klasik dengan materi ilmu ALquran, tasawuf, fikih, hadis dan sebagainya. Kajian tersebut dilaksanakan tentative dengan menghadirkan pendamping-pendamping yang kompeten.
Selain memaksimalkan Arabic Corner, Perpustakaan Unisma juga menggagas digital library yang saat ini tengah dirancang. “Softwarenya sudah ada, sekarang masih kami link-kan dengan P3TIK Unisma. Sekitar 10 ribu karya ilmiah mahasiswa akan dapat diakses kapan saja, termasuk jurnal di pusat maupun disetiap fakultas baik jurnal lokal maupun jurnal siang,” terang Zainul.
Pengembangan digital library, lanjut Zainul, juga akan diiringi dengan system peminjaman online yang juga menjadi program perpustakaan Unisma. Dengan peminjaman via online, mahasiswa dapat mengetahui di fakultas mana posisi buku yang ia cari. Sebelumnya, database Perpustakaan Unisma sudah mengintegrasikan data buku dari seluruh fakultas dan unit di Unisma.
“Baik digital library maupun peminjamaan online akan mulai dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa mulai tahun ajaran mendatang. Saat ini kami masih sibuk berbenah menambah buku, termasuk untuk pindah ke lantai tujuh di gedung baru,” tandas Zainul. (humas)




