Universitas
Islam Malang

UNUSA GANDENG UNISMA MALANG

KEMBANGKAN FAKULTAS KEDOKTERAN

SURABAYA – Sebagai perguruan tinggi  yang baru satu tahun berdiri, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) merasa perlu untuk bekerjasama  dengan perguruan tinggi lain. Kali ini, Unusa menggandeng Universitas Islam Malang (Unisma) Malang yang sama-sama dibawah binaan Nahdlatul Ulama (NU).

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman, Rabu (25/6) di kampus B Unusa Jalan Jemursari Surabaya. Penandatanganan dilakukan rektor Unusa Prof Dr Rochmad Romdoni dan rektor Unisma Malang Prof Dr Surahmat, M.Si, dengan disaksikan jajaran pembantu rektor dan kepala program studi masing-masing perguruan tinggi.

Prof Rochmad Romdoni mengungkapkan kerjasama ini sebagai langkah awal untuk kerjasama selanjutnya antar dua lembaga pendidikan tinggi tersebut. “Nantinya masing-masing fakultas akan melakukan kerjasama sendiri-sendiri. MoU ini hanya sebagai pemula,”tuturnya.

Dalam kesempatan itu, juga ditandatangani kerjasama antar fakultas kedokteran. Hal ini penting dilakukan karena Unusa untuk pertama kalinya akan merintis fakultas bergensi, dan masih menjadi primadona dari sekian banyak program studi di perguruan tinggi negeri maupun swasta itu.

Dikatakan Prof Romdoni, untuk bidang kedokteran ini, Unusa memang sengaja menggandeng Unisma karena selain sebagai lembaga pendidikan NU, juga karena Unisma sudah lebih dulu memiliki fakultas kedokteran.

“Selain itu, Unisma juga berpengalaman hubungan dengan pondok pesantren . karena, ke depan Unusa ini akan serius menggarap pesantren karena pesantren  itu memiliki potensi yang luar biasa,”tambahnya.

Diakui Prof Romdoni, hingga kini ada 7 ribu pondok pesantren  di jatim dan hanya 2 ribu yang dalam kondisi layak, sedangkan lainnya masih perlu pembenahan. “Kami ingin ponpes diberdayakan pendidikan dan kesehatannya. Karena sebagian besar memang belum layak. Kami ingin para santri di sana setelah lulus aliyah bisa meneruskan pendidikan di Unusa dan nantinya setelah lulus bisa kembali ke pondok pesantrennya untuk mengembangkan layanan kesehatan di sana,” jelas Prof Romdoni.

Rektor Unisma Malang, Prof Surahmat juga menyambut baik kerjasama dengan Unusa ini. Diakuinya, memang selama ini khususnya untuk fakultas kedokteran,Unisma memang lebih banyak turun kepondok pesantren.

“Selama dua tahun, mahasiswa fakultas kedokteran Unisma memang harus mondok di sebuah pondok pesantren yang sudah kerjasama dengan kita. Namun selain itu, kerjasama ini diharapkan bisa melengkapi dalam segala hal, baik SDM, akademik, penelitian, dan sebagainya,” tutur Prof Surahmat.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn