4Universitas Islam Malang kembali melakukan penjajakan kerjasama dengan peningkatan mutu pendidikan, serta pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), dengan University Of Queensland, Australia. Yakni melalui program pertukaran mahasiswa.
Hal tersebut diugkapkan oleh Pembantu Rektor 3 Unisma, Prof .Dr.H. Masykuri Bakri, M.Si. Menurutnya, selain pertukaran mahasiswa , kedepan juga akan menjalin kerjasama peningkatan mutu dosen atau penulisan jurnal Internasional berbasis riset. “Bulan Oktober nanti akan dihadiri dari perwakilan University Of Queensland (UQ) ke Unisma, untuk memberikan materi tentang penulisan jurnal Internasional dan pembelajaran berbasis riset,”kata Masykuri saat di kantornya, Jum’at (29/8).
Dalam kerjasama tersebut, perwakilan dari University Of Queesland, Ms. Renee Winton Manager Market Development langsung hadir. Dan optimis kerjasama tersebut bakal berjalan lancar. Menurut dia, peningkatan mutu dosen untuk dapat beradaptasi dengan tututan zaman. Sehingga pengetahuan dan keilmuannya harus terus diasah dan upgrade. Salah satunya adalah dengan pembelajaran Jurnal Internasional tersebut.
Kerjasama ini, kata dia, memang langkah awal dan perlu ditindak lanjuti kembali, karena masih dalam taraf penjajakan antara Unisma dengan UQ. Apabila kerjasama ini berhasil bisa saja pertukaran dan peningkatan mutu dosen dapat segera diprogramkan lebih komplit.
Dalam pertukaran ini, bisa saja semisal, nanti mahasiswa dari UQ belajar tentang bahasa Indonesia dan budaya di Unisma. Mahasiswa Unisma mendampingi dan beradaptasi secara langsung, baik itu dikemas dengan kegiatan outbond bersama ataupun saling bertukar pengalaman. Hal ini tidak terlepas dari tekad membangun kapasitas para mahasiswa dan paham betul akan dunia luar.
Sama halnya juga, terang Alumnus S1 Unisma itu, mahasiswa akan dikirim ke UQ untuk belajar tentang pendidikan. Terutama tentang system pendidikan dan sekaligus membuka wawasan atau cara pandang mereka nantinya.
“Tidak hanya itu, mahasiswa yang dikirim ke UQ juga harus mengetahui betul sistem pembelajaran, tradisi dan kekuatan bahasa lokal disana. Sehingga apa yang baik nanti dapat diterapkan dan dicontoh, “terangnya kepada Malang Post.
Mahasiswa yang akan dikirim, jelas dia, bukan lantas asal tunjuk. Akan tetapi , terlebih dahulu dilakukan seleksi, agar supaya mahasiswa yang berangkat membawa nama baik Unisma dapat berkompetensi. Sedangkan para dosen ini, akan diberikan beasiswa guna meningkatkan kompetensinya di Luar negeri.
“Para dosen ini harus mampu menjawab tuntutan zaman. Oleh karenanya, mereka perlu manambah wawasan dan pengetahuannya. Sehingga saat transfer ilmu ke mahasiswa berjalan baik,”papar pria berkacamata itu.
Dalam beberapa tahun, perkembangan pendidikan di Unisma berjalan dengan pesat. Sekalipun kampus swasta, namun dari mutu pendidikan terus mengalami kenaikan.
Dia menambahkan, kerjasama seperti ini sebelumnya telah dilakukan oleh Unisma dengan kampus dibeberapa Negara. Salah satunya adalah China yakni melalui pertukaran mahasiswa. Saat ini juga sedang proses menjalin kerjasama dengan Korea Selatan dan Thailand.
“Kami terus berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di internal. Sehingga lulusan Unisma dapat bersaing dan berkompetensi dengan lulusan dari kampus-kampus lainnya,”pungkasnya. (mik/adv/oci).




