Malang. Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Bapak Lukman Hakim Saifuddin memuji Universitas Islam Malang sebagai Perguruan Tinggi yang mampu menunjukkan reputasinya sebagai Perguruan Tinggi yang layak dibanggakan karena sudah menunjukkan capaian prestasi yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Pujian tersebut dilontarkan Menag saat memberi ceramah ilmiah di hadapan 380 calon alumni Universitas Islam Malang (Unisma) kualifikasi Departemen Agama yang akan diwisuda pada 3 Oktober 2015 nanti. 380 guru-guru yang tersebar di Jawa Timur tersebut selama empat tahun mengikuti pendidikan di Fakultas Agama Islam (FAI) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Mulai dari guru Raudhatul Athfal (RA/TK), MI (Madrasah Ibtidaiyah), MTs (Madrasah Tsanawiyah), hingga MA (Madrasah Aliyah).
Dalam ceramah ilmiah yang bertajuk “Menyiapkan Generasi Emas Indonesia Melalui Penguatan Pendidikan Karakter Islami” Menag mengingatkan betapa pendidikan adalah modal investasi yang strategis bagi suatu bangsa. “Mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini hingga Pendidikan di Perguruan Tinggi, semua berperan penting membentuk karakter manusia Indonesia yang unggul dan relijius”.
Acara tersebut juga dihadiri oleh segenap Pengurus Yayasan dan sivitas akademika Unisma, Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Staf Khusus Menag, pejabat di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Kemenag Kota Batu, dan Kemenag Kabupaten Malang. Dalam pidato sambutannya, Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si menjelaskan keberhasilan Unisma mengantarkan dua Program Studi (Prodi), yakni Prodi Ilmu Hukum dan Prodi Manajemen meraih akreditasi A. Keberhasilan itu juga diikuti Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) yang saat ini memperoleh akreditasi B. “Kami tidak akan berhenti sampai di sini, karena kami menargetkan pada 2016 nanti semua prodi di Unisma terakreditasi minimal B, terus mendorong dan berjuang agar Prodi yang sudah terakreditasi B bisa naik ke A,”tambah Rektor Unisma.
Kesungguhan itu ditunjukkan dengan melakukan pembangunan sarana gedung perkuliahan baru dan terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak . “Unisma sudah beberapa kali mendapat kesempatan untuk melaksanakan program-program Kementerian Agama Republik Indonesia, dan InsyaAllah kami tetap amanah menjalankannya,” tekad Rektor Unisma.
Pada kesempatan tersebut juga ditandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Unisma dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Islam (Diktis) Kementerian Agama RI yang ditandatangani oleh Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si dan Direktur Pendidikan Tinggi Islam, Prof. Dr.H. Amsal Bachtiar, MA.




